-->
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Jelang HUT ke 78, Akademisi Optimis Kolaborasi Membangun Sumut Berjalan Baik

April 15, 2026


MEDAN (ekbis9) – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Provinsi Sumatera Utara (Sumut), semangat kolaborasi dalam pembangunan daerah dinilai semakin kuat. Akademisi Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr. Rudianto, optimistis sinergi berbagai pihak akan berjalan baik di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut Bobby Nasution.


Hal tersebut disampaikan Rudianto saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif di TVRI Sumut, Selasa (14/4/2026). Ia menilai, kepiawaian Bobby Nasution dalam memimpin daerah yang majemuk menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan yang inklusif.


“Sumut itu majemuk, bukan hanya suku, budaya, dan agama, tetapi juga golongan dan kelompok. Dengan kepiawaian Bobby Nasution, saya kira ini bisa dikolaborasikan dan berjalan dengan baik,” ujar Rudianto di Studio TVRI Sumut, Jalan Putri Hijau Nomor 7, Medan.


Menurutnya, pendekatan kolaboratif telah ditunjukkan Bobby Nasution sejak awal menjabat sebagai gubernur. Ia menilai, perhatian diberikan merata ke seluruh 33 kabupaten/kota, terutama daerah yang menghadapi kesulitan, termasuk wilayah terdampak bencana.


“Ini sudah dia tunjukkan dari awal memimpin. Dia tidak melepaskan satu kabupaten/kota pun, semua dikunjunginya, terutama yang terdampak bencana. Ini momentum yang menunjukkan di tengah masalah apa pun, kita harus tetap kompak dan solid,” katanya.


Sementara itu, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Pemprov Sumut, Ardan Noor, menyampaikan bahwa pada peringatan HUT ke-78 ini, Pemprov Sumut mengusung tema ‘Satu Kolaborasi, Sejuta Energi’. Tema tersebut mencerminkan keyakinan bahwa potensi kecil sekalipun dapat memberikan dampak besar jika dikelola secara bersama.


“Sejuta energi maksudnya potensi walau kecil, dengan adanya kolaborasi secara simultan dan terus-menerus, akan bisa menjadi besar,” ujar Ardan Noor.


Ia berharap, di usia ke-78 tahun, seluruh elemen masyarakat terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah demi mendorong percepatan pembangunan di Sumut.


“Sumut ini besar, luas, dan sangat heterogen. Untuk membangunnya, kita harus bersama-sama. Karena itulah kolaborasi menjadi sangat penting,” tambahnya. (e9)

Pemko Medan Percepat Kesiapan Lahan dan Infrastruktur Proyek PSEL

April 14, 2026


EKBIS9 (Medan) - Pemko Medan mempercepat kesiapan lahan dan infrastruktur untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).


Hal ini disampaikan

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas diiwakili Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya Alrahman dalam

Rapat Koordinasi Kesiapan Lahan dan Sarana Prasarana Pendukung Calon Lokasi PSEL secara daring dari Command Center Kantor Wali Kota Medan, Selasa (14/4/2026).


Wiriya memaparkan, Pemko Medan telah menyiapkan lahan seluas 4,98 hektare yang sepenuhnya dimiliki pemerintah daerah. Lahan tersebut saat ini berupa rawa bekas tambak, namun proses pematangan telah dianggarkan. Pada 2026, Pemko Medan juga merencanakan penambahan lahan seluas 9,46 hektare, sehingga total mencapai 14,44 hektare sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap proyek PSEL.


Ia juga menjelaskan bahwa informasi terkait keberadaan badan air di lokasi merujuk pada peta rencana detail tata ruang, bukan kondisi aktual di lapangan.


Dari sisi keamanan, lokasi PSEL yang bersebelahan dengan TPA Terjun akan dilengkapi langkah mitigasi, antara lain melalui penanaman vegetasi sebagai pembatas antara area sampah lama dan fasilitas baru. Akses menuju lokasi melalui kawasan Marelan dinilai cukup memadai untuk dilalui alat berat, meskipun ke depan akan dilakukan peningkatan kualitas jalan setelah tahap konstruksi.


Selain itu, jarak permukiman warga sekitar 600 meter dari lokasi dinilai dapat meminimalkan potensi dampak sosial. Ketersediaan air untuk operasional juga telah dikoordinasikan dengan PDAM.


Menutup paparannya, Wiriya menegaskan kesiapan Pemko Medan dalam mendukung percepatan realisasi proyek, mulai dari pematangan lahan hingga jaminan suplai sampah. Pemko berharap dukungan tersebut dapat mendorong pemerintah pusat dan pihak terkait untuk segera melaksanakan proses lelang, sehingga pembangunan PSEL dapat segera terealisasi. (e9)