Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Dua Perjanjian Jual Beli Gas Disahkan, PHE Dukung Produksi Migas Nasional dan Penuhi Kebutuhan Energi untuk Industri

Senin, Juni 01, 2026
Penandatanganan dua perjanjian PJBG.

Tangerang (Ekbis9) - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui afiliasinya, yakni PT Pertamina EP, kembali memperkuat komitmennya dalam optimalisasi pemanfaatan gas bumi nasional melalui penandatanganan dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PT Pertamina Hulu Rokan dan PT Cikarang Listrindo di sela rangkaian kegiatan Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (20/5/2026). 

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi sekaligus menjamin pasokan energi bagi sektor industri.

Perjanjian pertama dilakukan antara PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Rokan untuk pasokan gas bumi yang berasal dari Wilayah Kerja Pertamina EP Zona 4/Aset 2. Gas tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan produksi minyak dan gas bumi di wilayah operasi Pertamina Hulu Rokan.

Total jumlah kontrak dalam kerja sama ini mencapai 37.981 BBTU, dengan masa penyaluran mulai Januari 2026 hingga terpenuhinya total kontrak atau paling lambat 31 Desember 2030. Volume penyaluran direncanakan sebesar 11 BBTUD pada 2026, meningkat menjadi 30 BBTUD pada 2027, serta 21 BBTUD pada periode 2028 hingga 2030.

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y. Nasroen mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memastikan pemanfaatan gas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi penguatan operasional hulu migas nasional.

“Melalui sinergi ini, Kami terus mendorong optimalisasi pemanfaatan gas dari aset produksi untuk mendukung peningkatan lifting migas nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi. Kolaborasi antar entitas di lingkungan Pertamina Group menjadi kunci dalam memastikan sumber daya energi dikelola secara maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterang tertulis yang dikutip Senin (6/1/2026).

Selain itu, PT Pertamina EP juga menandatangani PJBG dengan PT Cikarang Listrindo untuk pasokan gas bagi Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di kawasan industri Jababeka dan MM2100, Cikarang.

Gas yang berasal dari struktur Akasia Bagus tersebut akan disalurkan dengan volume 6,18 MMSCFD untuk mendukung kebutuhan pembangkit listrik di kawasan industri tersebut, sehingga dapat menjamin pasokan energi yang andal bagi sektor manufaktur dan industri.

Melalui dua kerja sama ini, PHE menegaskan komitmennya dalam memaksimalkan pengelolaan sumber daya gas bumi nasional, baik untuk mendukung sektor hulu migas maupun kebutuhan energi industri, sejalan dengan upaya menjaga ketahanan energi nasional.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. 

Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016. (rel)

Pertamina EP Rantau Field dan Masyarakat Desa Paya Meta Kolaborasi Normalisasi Saluran Irigasi Sawah

Senin, Juni 01, 2026
Pertamina EP Rantau Field bersama dengan Datok Desa Paya Meta mengecek saluran irigasi sawah.

Aceh Tamiang (Ekbis9) - PT Pertamina EP Rantau Field berkolaborasi dengan masyarakat Kampung (Desa) Paya Meta, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang untuk normalisasi saluran irigasi sawah, Kamis (28/5). Perbaikan drainase ini merupakan komitmen perusahaan membantu warga dalam upaya ketahanan pangan khususnya di Kampung Paya Meta. 

Datok (Kepala Desa) Paya Meta, Sugianto mengatakan, sangat bersyukur adanya kegiatan normalisasi drainase yang mengaliri persawahan masyarakat Kampung Paya Meta. Karena itu, warga berpartisipasi aktif turut membantu pekerja dari perusahaan. 

"Kami berterima kasih adanya normalisasi irigasi yang mengaliri persawahan warga. Selama ini, sawah menjadi sumber penghasilan warga sehingga kegiatan normalisasi ini sangat bermanfaat," ujarnya. 

Menurutnya, perbaikan drainase sangat penting bagi masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani. Hal tersebut tentunya untuk menghindari gagal panen, apalagi pemerintah punya keterbatasan untuk melakukan normalisasi drainase yang sudah mengalami pengendapan atau sedimentasi. 

Normalisasi drainase dilakukan dengan menggunakan satu unit excavator, adapun titik pengerukan sudah ditentukan saat musyawarah dengan pemerintah desa. Seluruh proses pengerjaan normalisasi ini  dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga. 

Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah menyampaikan, kegiatan normalisasi drainase sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung perekonomian masyarakat dan menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah operasi. 

"Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Pertamina EP Rantau Field. Kami mitra yang siap hadir di tengah-tengah masyarakat dalam situasi penting dan mendesak seperti ini," katanya. 

Lewat kegiatan normalisasi drainase warga ini, lanjut dia, perusahaan ingin memperkuat sinergi dengan masyarakat. Ia berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak positif yang berkelanjutan baik bagi lingkungan maupun kehidupan sosial ekonomi warga sekitar.

Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkomitmen menjalankan operasi dan bisnis hulu migas yang selamat, efisien, andal, patuh dan ramah lingkungan sesuai dengan prinsip Environmental, Sosial and Governance (ESG). (rel)


Otten Coffee Gelar Kembali Kopi Fest Indonesia 2026 di Medan, Hadirkan AeroPress Village

Jumat, Mei 29, 2026

Pengunjung mencicipi racikan kopi yang digelar di Kopi Fest Indonesia 2026 di Sun Plaza Medan. 


Medan, (Ekbis9) - Perhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tahun ini dengan memilih Kota Medan sebagai pemberhentian pertama. 

Berlangsung di Sun Plaza Medan mulai tanggal 27 hingga 31 Mei 2026, festival ini sukses menyedot perhatian ribuan pencinta kopi lewat perpaduan F&B bazaar lintas skala, ruang edukasi interaktif, hingga kompetisi penyeduhan tingkat dunia. 

Setelah Medan, pergelaran bergengsi ini dijadwalkan akan melanjutkan kemeriahannya ke Bandung dan Jakarta.

Sejak hari pertama dibuka, area F&B bazaar yang diisi oleh lebih dari 60 tenant lokal dan nasional langsung dipadati oleh pengunjung. 

Fenomena menarik terlihat dari antrean yang mengular panjang di beberapa gerai kopi populer, seperti pelopor kopi susu lokal Toko Kopi Tuku serta salah satu roastery kebanggaan masyarakat lokal, Alligator Roastery. 

Kehadiran jenama-jenama ini membuktikan tingginya animo masyarakat Medan terhadap budaya nongkrong dan apresiasi terhadap komoditas kopi berkualitas.

Salah satu daya tarik utama yang membedakan KFI tahun ini adalah kehadiran AeroPress Village. Zona khusus ini merangkul total 9 local roastery terpilih untuk menyuguhkan pengalaman minum kopi yang lebih personal. 

Sepanjang festival, para pengunjung tidak hanya sekadar menikmati seduhan kopi menggunakan alat AeroPress, tetapi juga bisa berinteraksi langsung dengan para roaster di balik layar sekaligus berburu biji kopi pilihan segar untuk kebutuhan seduh di rumah.

Bagi para pemula yang baru ingin menyelami dunia kopi, KFI 2026 menghadirkan aktivitas inklusif berupa gerakan "Seduh Kopi Rp1". 

Melalui program edukasi ini, masyarakat awam ditantang untuk beralih peran dari sekadar penikmat menjadi peracik kopi. 

Pengunjung dapat mencoba langsung menyeduh kopi menggunakan peralatan kelas dunia, mulai dari alat seduh manual Bialetti dan Fellow, hingga teknologi mutakhir dari mesin espresso otomatis DeLonghi dan perangkat pintar Mesin Espresso dari Fellow.

Kemeriahan KFI 2026 Medan akan mencapai puncaknya melalui gelaran Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan yang dijadwalkan bergulir pada 29–31 Mei. 

Puluhan jagoan seduh dari berbagai daerah akan saling adu ketangkasan demi memperebutkan tiket menuju babak Final Nasional di Jakarta. 

Pemenang utama dari tingkat nasional nantinya akan resmi mewakili Indonesia untuk bertanding di panggung puncak World AeroPress Championship (WAC) 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko.

Sebagai inisiator, Otten Coffee juga memanjakan para pengunjung sepanjang festival dengan menghadirkan berbagai penawaran eksklusif yang hanya tersedia di lokasi acara. 

Penawaran tersebut meliputi potongan harga hingga 20% untuk jajaran biji kopi nusantara maupun internasional, diskon 10% untuk menu kopi siap minum (ready-to-drink), serta penawaran harga khusus untuk lini mesin espresso rumahan hingga komersial.

BSI Catat Pertumbuhan Tabungan Tertinggi di Industri, Nasabah Capai 23,7 Juta

Rabu, Mei 13, 2026

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo bersama jajaran usai memaparkan kinerja Perseroan Triwulan I 2026

Jakarta (Ekbis9) - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan pertumbuhan Tabungan tertinggi di industri. Hal tersebut didorong tingginya antusias berhaji yang berdampak pada lonjakan nasabah Tabungan Haji hingga menembus 7,25 juta di mana 1,2 juta merupakan generasi muda (Millenial dan Gen-Z). 

Tabungan Haji mengantarkan BSI melanjutkan kinerja yang solid sejak merger, sekaligus menunjukkan bahwa dual licence—bank syariah dan bank emas sukses menumbuhkan customer base secara signifikan. 

Sejak merger 1 Februari 2021, nasabah BSI tumbuh 9,26 juta, dan khusus pada tiga bulan pertama tahun 2026, jumlah nasabah bertambah 0,5 juta menjadi 23,7 juta. 

Peningkatan customer base selanjutnya mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI pada Triwulan I 2026 tumbuh 18% (YOY), menjadi Rp376,8 triliun. Tak hanya tinggi, DPK BSI tumbuh pada segmen dana murah (CASA) di mana Giro naik 24,17% (YOY) menjadi Rp71,7 triliun dan Tabungan tumbuh 20,18% (YOY) menjadi Rp164,5 triliun. Total dana murah (CASA) tumbuh 21,36% (YOY) menjadi Rp236,2 triliun.

"Tabungan saat ini menjadi engine growth BSI termasuk dari Tabungan Haji,’’ kata Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada paparan kinerja Perseroan Triwulan I 2026, dalam keterangan resmi yang diterima, Rabu (13/5/2026). 

BSI, kata dia, fokus pada penumbuhan Tabungan Haji, Payroll, dan Tabungan Bisnis.  Sebagai bank syariah dengan status persero, BSI berperan aktif mendukung antusiasme umat Islam Indonesia untuk berhaji. 

Data BSI menunjukkan bahwa animo masyarakat untuk berhaji terus melonjak di mana pada tahun 2023 pendaftar haji nasional 286,4 ribu naik menjadi 422,3 ribu pada 2025. 

BSI menunjukkan dominasinya di dalam pendaftaran tabungan haji nasional dengan peningkatan  market share semula 49,5% pada tahun 2023 menjadi 53,6% pada tahun 2025. Dari 422,3 ribu pendaftar haji sebanyak 226,4 ribu mendaftar melalui BSI. 

Untuk fase keberangkatan pun BSI mendominasi di mana pada tahun 2026 sebesar 83,5% dari total kuota keberangkatan adalah jemaah yang mendaftar lewat BSI. 

Pendaftar haji Melalui BSI meningkat setiap tahun dengan didukung kemudahan pembukaan rekening melalui platform BYOND by BSI serta berbagai campaign program haji yang dilakukan secara nasional.  

Peningkatan DPK mendorong total asset BSI per posisi Maret 2026 naik menjadi Rp460,1 triliun yang mengantarkan BSI naik peringkat ke jajaran Top 5 Bank di Indonesia setelah resmi masuk sebagai bank Persero pada 23 Januari 2026. 

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bank syariah saat ini memiliki posisi dan kinerja yang sejajar dengan bank besar.

Layanan haji adalah bagian dari implementasi lisensi BSI sebagai bank syariah. Saat ini BSI juga sebagai satu satunya bank yang memperoleh lisensi emas yang terbukti meningkatkan inklusivitas, ditandai naiknya nasabah non-Muslim menjadi 12%.

 “Keunikan dual licence menghasilkan kinerja BSI yang sehat dan profit sustain. Pada Triwulan I 2026 BSI membukukan laba bersih Rp2,2 triliun, tumbuh 17,1% (YOY). Kinerja tersebut adalah hasil dari implementasi strategi penurunan biaya dana,penjagaan kualitas pembiayaan serta pertumbuhan pendapatan berbasis fee terutama dari bisnis emas.

Direktur Finance and Strategy Ade Cahyo Nugroho mengungkap dual licence mendorong pertumbuhan Fee Based Income (FBI) BSI pada Triwulan I 2026 ke level Rp2,09 triliun, naik 22,98% (YOY). 

Komposisi FBI terhadap total pendapatan BSI naik menjadi 22,98% dengan bisnis emas sebagai kontributor tertinggi 33,69% dengan total Rp705 miliar—tumbuh 125% (YOY), disusul treasury dengan komposisi 21,67% dan E-channel sebesar 17,46%. 

Dari bisnis emas, BSI berhasil menumbuhkan pembiayaan gadai emas 58,3% (YOY) dan E-mas tumbuh lebih dari 2.700 %. 

Dari sisi pembiayaan, BSI berhasil menumbuhkan dobel digit atau 14,39% (YOY) mencapai Rp329 triliun dengan fokus pembiayaan Konsumer. Meski tumbuh signifikan, secara kualitas pembiayaan yang disalurkan cukup sehat dengan indikasi Non-Performing Financing (NPF) gross 1,8% membaik dari 1,88% periode sebelumnya. 

Adapun NPF Nett di sekitar 0,38%. Mayoritas pembiayaan (72,37%) didistribusikan pada segmen Konsumer dan Ritel, sisanya 27,63% ke segmen wholesale.

Peningkatan Dana Murah berkontribusi terhadap penurunan biaya dana ke level 2,12% dan penjagaan kualitas pembiayaan Cost of Credit (CoC) BSI juga masih terjaga pada level 0,73%. 

Kondisi tersebut cukup ideal untuk mendorong rasio laba bersih Perseroan pada Triwulan I 2026 dengan indikasi ROA 2,53% dan ROE 19,36%.

Direktur Sales and Distribution Anton Sukarna mengungkap BSI berkontribusi aktif terhadap Astacita Pemerintah dan juga mendukung program perekonomian pemerintah melalui support terhadap MBG sebesar Rp198 miliar kepada 211 dapur MBG, penyaluran KDMP dan penyaluran KUR yang masing-masing menjangkau lebih dari 80 ribu Koperasi dan 17,732 nasabah penerima KUR. 

Dari sisi penyediaan rumah bersubsidi, BSI menyalurkan FLPP kuartal I sebanyak 894 nasabah. Adapun total pembiayaan rumah bersubsidi mencapai Rp5,7 triliun. Selain itu BSI juga berpartisipasi di dalam Pembiayaan Program Perumahan (KPP) untuk UMKM. (red)

Indosat Dorong Akselerasi AI Terapan Skala Nasional, Bagikan Dividen Rp3,57 Triliun Lebih

Kamis, Mei 07, 2026
RUPST PT Indosat Tbk

Jakarta (Ekbis9) – PT Indosat Tbk (Indosat atau IOH; IDX: ISAT, atau Perseroan) mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), menandai fase pertumbuhan baru seiring percepatan strategi AI North Star serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan nilai nyata bagi para pemegang saham. 

Di tengah tantangan kondisi makroekonomi sepanjang 2025, Indosat tetap menunjukkan ketangguhan melalui eksekusi bisnis yang disiplin dan arah strategi yang terarah, sekaligus membangun fondasi kuat untuk penciptaan nilai secara jangka panjang.

President Director and Chief Executive Officer IOH, Vikram Sinha, mengatakan, Indosat percaya bahwa setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas dan bermakna. 

"Fokus kami jelas: mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin. Upaya ini kami lakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen, " ujarnya. 

Seluruh langkah ini mencerminkan semangat #LebihBaikIndosat dalam memberdayakan Indonesia.”

Berlandaskan hal tersebut, Indosat terus mempercepat ambisi AI North Star untuk menjadikan penggerak perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dengan memberdayakan Indonesia melalui ekosistem AI yang terintegrasi secara menyeluruh. 

Transformasi ini dimulai dari evolusi Indosat menjadi AI-native telco, dengan mengintegrasikan AI ke seluruh operasi inti untuk menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal melalui AI hyper-personalization, meningkatkan produktivitas, serta mengoptimalkan efisiensi belanja modal. 

Pendekatan ini telah memperkuat keterlibatan pelanggan dan dapat mendukung pertumbuhan dua digit yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Indosat memperluas layanannya dari sekadar konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang pertumbuhan baru di bidang sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. 

Dengan kapabilitas utama yang telah terbangun, perusahaan kini memasuki fase ekspansi untuk mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik di segmen konsumen maupun enterprise.

Salah satu pendorong utama strategi ini adalah kolaborasi strategis Indosat dengan NVIDIA yang diumumkan pada NVIDIA GTC 2026, bersamaan dengan peluncuran Sahabat-AI sebagai satu kesatuan upaya membangun ekosistem AI di Indonesia. 

Melalui kemitraan tersebut, Indosat memanfaatkan platform Accelerated Computing dan model AI terbuka dari NVIDIA Nemotron untuk menghadirkan kapabilitas AI berkelas dunia ke Indonesia. 

Inisiatif ini memungkinkan pengembangan solusi berkinerja tinggi yang relevan secara lokal, sekaligus meletakkan fondasi bagi sovereign AI yang terbuka, adaptif, dan selaras dengan prioritas nasional. 

Berlandaskan fondasi ini, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif untuk memperluas akses terhadap AI. 

Dibangun di atas fondasi tersebut, Sahabat-AI hadir sebagai platform kolaboratif yang membuka akses lebih luas terhadap kecerdasan buatan memberdayakan individu, developer, enterprise, hingga institusi untuk mengembangkan dan mengimplementasikan solusi AI yang sesuai dengan bahasa, konteks budaya, dan kebutuhan pasar Indonesia.

Untuk memastikan akses yang inklusif dalam skala besar, Indosat juga mengembangkan AI Grid yang terdistribusi, dengan memanfaatkan cakupan jaringannya secara nasional dan infrastruktur pusat data dari Perseroan untuk mendistribusikan daya komputasi AI ke seluruh Indonesia. 

Pendekatan ini mempercepat akses terhadap AI, mendorong inovasi di luar kota-kota besar, serta memungkinkan developer, pelaku usaha, dan komunitas di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam ekonomi berbasis AI. 

Melalui strategi terintegrasi ini, Indosat terus bertransformasi menjadi AI Nation Shaper, memperkuat kapabilitas digital Indonesia sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang berkelanjutan.

Sebagai bagian dari keputusan RUPST, Indosat juga menyetujui pengangkatan Reski Damayanti,  Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota Direksi efektif sejak penutupan rapat. 

Tak hanya itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Seppalga Ahmad sebagai Komisaris Perseroan yang efektif sejak penutupan rapat. 

Penunjukan ini semakin memperkuat kemampuan Indosat dalam mengeksekusi strategi dengan lebih agile dan disiplin. 

Reski Damayanti memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang hukum, regulasi, dan tata kelola perusahaan di sektor telekomunikasi dan FMCG di Indonesia serta Asia Tenggara. 

Sebagai anggota Direksi, ia berperan penting dalam memperkuat kerangka tata kelola serta mendorong inisiatif strategis di bidang regulasi, termasuk mendukung solusi berbasis AI seperti anti-spam dan anti-scam.

Apoorva Mehrotra membawa pengalaman internasional lebih dari 25 tahun di kawasan Asia dan Afrika, dengan rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan dan transformasi di sektor telekomunikasi dan digital. 

Ia pernah memegang berbagai posisi strategis di Airtel dan Vodafone, termasuk sebagai Regional CEO East Africa di Airtel Africa, dan dikenal atas kemampuannya dalam mendorong kinerja bisnis serta membangun tim berkinerja tinggi.

Honesti Basyir membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi serta berbagai sektor strategis. 

Penunjukan ini diyakini akan mempercepat transformasi Indosat, khususnya dalam mengeksekusi strategi pengembangan AI perusahaan.

Rapat juga memutuskan pemberhentian dengan hormat Ahmad Zulfikar sebagai Direktur dan Achmad Syah Reza sebagai Komisaris Perseroan. 

Perseroan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada B Ahmad Zulfikar dan Achmad Syah Reza atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama masa jabatannya.

Bagikan Dividen

Sebagai cerminan kinerja yang solid dan komitmen berkelanjutan terhadap pemegang saham, RUPST menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp3.579.840.016.227  atau setara dengan Rp111 per saham. 

Dividen tersebut akan dibagikan selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat. (red) 

EKONOMI

BISNIS

POLITIK

HUKUM

DAERAH